Ketika Gema Takbir Menyambut Hari Raya Qurban

Allahu akbar..  Allahu akbar.. Allahu akbar.. 

Kalimat takbir menggema menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha atau biasa disebut Hari Raya Qurban. Subhanallah.. baru saja kita lalui Hari raya Idul Fitri kurang lebih 66 hari yang lalu, namun kita sekarang sudah memasuki Hari Haya Idul Adha 1433 H, sungguh nikmat yang harus kita syukuri mengingat kita masih mendapat kesempatan untuk bertemu dengan hari raya ini.

Gema takbir di hari raya idul adha ini memang tidak seramai gema takbir ketika kita merayakan idul fitri, namun merasakan kah anda ketika mendengar kalimat takbir hati langsung terenyuh? merinding. Bagaimana tidak, kita menyaksikan begitu besar kekuasaan Allah di alam ini, yang terkadang kita tidak menyadarinya, begitu juga dengan saya. Allahu akbar! Allah Maha Besar! tidak ada yang menandinginya di alam jagat ini.

Kalimat yang begitu singkat, namun memiliki makna yang amat sangat dalam jika kita mentafakkurinya.

Di hari raya idul adha kita sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk berqurban hewan ternak seperti Sapi, Kambing, Onta dan hewan-hewan ternak lainnya yang dianjurkan Rasulullah SAW yang semata-mata diniatkan karena Allah SWT. Hukum berqurban yaitu sunnat muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah)  dilakukan pada hari raya idul adha dan tiga hari berikutnya, yaitu hari tasyriq pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Maka berqurbanlah! saya sendiri belum berqurban seperti yang dianjurkan, namun mari sama-sama kita niatkan di dalam diri kita bahwa kita nantinya dapat berqurban di hari raya idul adha sebelum ajal menjemput.

Tak lupa, ibadah haji, ibadah yang menurut saya tidak kalah sakralnya ketika kita mengucapkan ijab-qobul, menikah :). Ibadah yang selama perjalanan melaksanakan dari awal sampai akhir mengandung manfaat yang begitu besar terhadap diri kita khususnya. Perjalanan yang setiap orang menginginkan dapat melaksanakannya. Ibadah yang melewati serangkaian panjang dan melelahkan namun terasa begitu nikmat ketika kita memang benar-benar niat lurus karena Allah semata, air mata bahagia mengalir begitu saja,  pasti bakal terasa nikmat dan pengen mau lagi, mau lagi dan mau lagi, begitu kata salah seorang Guru saya yang pernah merasakannya.

Tidak hanya mendengar kalimat takbir, mendengar kalimat Talbiyah pun badan saya terasa merinding seraya berkata dalam hati “izinkan saya menjadi tamu-MU di Makkah Al-Mukarromah, Rabb!”

Untuk itu marilah kita sama-sama berdoa, “Rabb, izinkan kami untuk dapat berqurban dan  melaksanakan ibadah haji berulang-ulang kali”. Amin.

Allahu akbar… Allahu akbar… Allahu akbar…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s