Sahabat Yang Berjiwa Bersih!

Dulu waktu SMA, saya berharap menemukan sahabat-sahabat yang dapat menginspirasi dan membwa saya ke dalam hal-hal yang lebih positif, berpikir tentang masa depan yang cerah, sharing mengenai apapun dari hal terkecil sekalipun. Karena jujur saja, dalam rentang waktu duduk dibangku MTs-SMA orang yang saya anggap sahabat dapat dihitung jari, hanya satu dua orang dan itupun saya temukan 2 tahun menjelang kelulusan saya, lebih lagi dia kakak kelas saya. Dan kebetulan nama belakang saya dengan kakak kelas saya itu sama,, bisa dibilang satu klan hahaha :). Ketika lulus, saya akan masuk kedalam lingkungan yang lebih luas lagi, dunia kampus dan masyarakat luas, dan saya berpikir dan berharap saya akan menemukan oarang yang dapat saya anggap menjadi sahabat, karena kebetulan saya tidak satu kampus dengan kakak kelas saya itu.

Dan saya menemukannya.

Jenis kelaminnya laki-laki. Saya terbilang baru mengenalnya, kurang lebih 13 bulan atau setara 3 semester ini. Saya menganggap kawan saya itu sahabat. Alasannya, kisah hidupnya yang penuh dengan hikmah, cara berpikirnya yang bijaksana dan dewasa, ilmunya yang saya anggap jauh diatas saya, peduli terhadap siapa saja yang membutuhkan bantuan dan sebagainya.

Katanya sih perawakannya ideal (tinggi+berat badan pas). Orangnya cerdas, tegas, shalih, sangat berpegang teguh terhadap ajaran agamanya. Selalu berusaha mengajak teman-temannya untuk hijrah ke arah yang lebih baik juga selalu mensyukuri atas apa yang ia miliki. Walaupun suka bertingkah aneh, kalo kata orang-orang sih tingkah anehnya karena ketularan saya -____-

Bertanggungjawab atas apa yang diamanahkan kepadanya. Tapi terkadang ia suka lupaan orangnya, padahal masih muda,, hehe peace  ^^

Pemaaf? Iya. Pernah ada peristiwa yang menurut saya sangat merugikan dirinya, namun apa yang terjadi membuat saya agak heran. Keesokkan hari setelah peristiwa itu, sahabat saya itu mau ngobrol lagi sama orang yang telah merugikannya. Seperti tidak ada peristiwa apa-apa sebelumnya. Mungkin kalo saya mah boro-boro mau negor sama orang yang udah ngerugiin saya, apalagi ngobrol-ngobrol,, ogah dah,, hahaha

Ada satu hal yang membuat sahabat saya itu hanya terdiam dengan wajah menatap lantai dan muka salah tingkah. Ya, sindiran-sindiran teman-teman terhadap perempuan yang digandrung-gandrungi deket sama sahabat saya itu, aiihhh.. katanya sih canggung kalo udah dicengin tentang perempuan hahaha

Itulah singkat cerita mengenai sahabat yang menjadi inspirasi saya. Beraharap sahabat-sahabat baru yang dapat membawa dampak positif bermunculan 😀

Nabi SAW bersabda: “Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamu bisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium ban wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap“. (HR.Bukhari & Muslim)

Salam, Sahabat!

 

Advertisements

6 thoughts on “Sahabat Yang Berjiwa Bersih!

  1. Aiiiihhh…. kayakya gue kenal cup, satu kelas kaga ama gue?

  2. siapa tuh baw?? si kamal? hahaaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s