Beda Sekolah Beda Kuliah

Bukan sesuatu yang mudah memang mengatur waktu yang pas selama belajar di dunia perkuliahan. Dunia belajar yang berbeda dari sebelumnya, dimana kita harus lebih mandiri dalam melakukan kegiatan belajar tersebut.

Ketika kita masih berseragam putih abu-abu yang aktivitas belajarnya lebih banyak mendengarkan penjelasan dari Guru dikelas, mengerjakan tugas lalu pulang. Guru menjadi sumber berjalan yang kita butuhkan setiap saat ketika kita kesulitan dalam memahami suatu pelajaran. Kegiatan belajar di kelas tergantung oleh hadir atau tidaknya Guru dikelas.

Hal ini berbeda ketika kita duduk bangku kuliah yang lebih mengutamakan belajar mandiri. Belajar mandiri merupakan suatu kegiatan belajar yang dilakukakn seorang individu dalam kondisi apapun, ada atau tidaknya dosen di dalam kelas. Di tingkat pendidikan tinggi ini, kita dituntut untuk belajar lebih aktif di dalam aktivitas belajar.

Dahulu paradigma pendidikan di Indonesia adalah teacher centered atau belajar berpusat pada Guru artinya segala bentuk kegiatan belajar Guru yang mengambil alih. Namun saat ini paradigma itu sudah berubah menjadi student centered atau aktivitas kegiatan belajar lebih dominan pada peran peserta didik.

Selain itu, kita tidak bisa bergantung kepada seorang Dosen dalam kegiatan belajar. Ketika Dosen tidak hadir dalam perkuliahan, maka tidak ada alasan untuk tidak melaksanankan aktivitas belajar di kelas. Presentasi dari setiap kelompok akan materi yang sudah ditentukan menjadi pengisi aktivitas belajar di kelas yang biasanya di lanjutkan dengan diskusi.

Berbicara mengenai perkuliahan tidak akan pernah cukup untuk ungkapkan lewat tulisan ini, belum lagi keluhan akan tugas yang numpuk lah, nilai yang keluar gak sesuai dengan hasilnya lah sampai Dosen-dosen killer yang menjadi topik hangat di kalangan mahasiswa.

Tugas di bangku kuliah itu banyak bahkan lebih banyak dari apa yang kita pikirkan. Sehingga bagi sebagian mahasiswa tugas merupakan momok yang sangat menakutkan karena dikejar deadline dan sulitnya membagi waktu belajar.

Sedikit tips dari saya dalam membagi waktu belajar saat di dunia perkuliahan (saya juga lagi coba loh hehehe). Pertama, ketika Dosen memberikan tugas, langsung kerjakan tugas yang Dosen berikan setelah perkuliahan selesai. Kedua, jangan menumpuk-numpuk tugas yang diberikan oleh Dosen karena nanti akan tidak maksimal hasilnya.

Ketiga, memilih kegiatan di luar perkuliahan seperti organisasi atau klub-klub yang difasilitasi oleh kampus yang sesuai dengan jadwal kuliah kita. Jika kegiatan tersebut mengganggu jadwal perkuliahan sebaiknya cari kegiatan lain yang tidak mengganggu jadwal perkuliahan.

Itulah sedikit pengalaman yang dapat saya tuangkan. Tidak mudah memang membagi waktu. Namun jika kita mau dan bersungguh-sungguh pasti akan terasa hasilnya bagi diri kita.

Sampai jumpa di lain waktu 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s