Setara Bahkan Lebih

Image

Lebih sulit mana meminta atau memberi? Asumsi saya, memberi sepertinya lebih sulit daripada meminta. Ketika ada teman kita yang sedang makan, terkadang terucap dari mulut, “eh minta dong”, atau kata yang lebih halus, “eh coba dong nyicipin”, hehehe. Rasa-rasanya kita jarang sekali memikirkan apakah ketikta kita meminta sesuatu kepada orang, orang tersebut akan senang? Mungkin jika sekali dua kali tidak masalah, jika berkali-kali? Secara kasat mata dia biasa-biasa saja namun di dalam hatinya siapa yang tahu?

Lain hal jika kita meminta kepada Allah. Allah sangat senang jika manusia meminta (berdo’a) kepada-Nya. Bahkan Allah semakin senang jika kita meminta banyak, sebanyak-banyaknya permintaan. Tetapi Allah benci kepada orang yang tidak meminta kepadanya. Sombong sekali kita sebagai manusia tidak meminta kepad-Nya, kita hanya manusia, makhluk yang lemah, yang hanya diciptakan dari sari pati tanah. Apa yang bisa kita banggakan? Tidak cukup bagi kita hanya meminta kepada manusia, yang diri sendirinya juga tidak mampu menyelesaikan permasalahannya. Maka, mintalah kepad Allah, Dzat Yang Maha Kaya J.

**

Berbeda jika kita memberi. Terkadang kita harus berpikir dua kali untuk memberi sesuatu kepada orang lain. Ada saja pikiran-pikiran yang berkelebat dikepala. Entah itu pikiran negatif atau positif, syukur-syukur itu pikiran positif yang berkelebat dipikiran kita. Tidak mudah memang, tapi inilah perbuatan yang paling baik daripada meminta, memberi lebih baik daripada meminta, begitu kata pepatah, bukan? Memberi tidak harus selalu banyak, sedikit saja asal kita ikhlas itu lebih baik dariapda tidak sama sekali. Namun jika kita bisa memberi banyak kenapa tidak? Itu jauh lebih baik, kawan.

Di dalam agama Islam, memberi bisa dikatan sebagai sedekah. Kata sedekah sudah tidak asing lagi bagi kita khususnya umat islam. Sedekah dapat diartikan menyisihkan sebagian harta dijalan Allah, menurut saya sesuatu yang baik-baik insyaAllah Allah akan ridho, misalnya saja sedekah kepada fakir miskin yang membutuhkan, menyantuni anak yatim, membangun fasilitas madrasah (pendidikan), membangun masjid dan lain sebagainya.

Luar biasanya dari sedekah adalah logikanya ketika memberikan harta kita kepada hal-hal yang disebutkan sebelumnya harta kita akan berkurang. Itu menurut perhitungan manusia. Namun berbeda menurut perhitungan Allah. Jika kita memberi (sedekah) maka justru harta kita akan dikembalikan persis seperti apa yang kita berikan, bahkan lebih, berkali-kali lipat, terserah Allah mau memberi kita berapa lipat bahkan sampai tak terhingga pun tak masalah bagi Allah Yang Maha Segalanya. Hal ini dipertegas dalam hadits Nabi, yang isinya jika kita memberi di jalan Allah, sesungguhnya harta kita tidak berkurang tetapi bertambah, bertambah dan bertambah. Nabi sampai menyebutkan kata bertambah sebanyak tiga kali, yang mengisyaratkan betapa dahsyatnya jika kita memberi dengan ikhlas karena Allah. Hal itu mudah bagi Allah. Tinggal apakah kita percaya akan hal itu? Bagi orang beriman tidak akan ada keraguan baginya. Dan percayalah, janji Allah pasti benar J.

Wallahu a’lam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s