Keluarga Di Dunia Maya

Image

 

Berawal dari sebuah program pribadi yang biasa saya lakukan sendiri membaca satu hari satu juz, saya penasaran akan adanya komunitas dengan program yang sama. Setelah melalui pertimbangan dan memang sudah niat untuk join maka bergabunglah saya dengan komunitas ODOJ (One Day One Juz). Alasannya pertama untuk membiasakan diri membaca al-quran satu haru satu juz, yang sebelumnya sudah saya lakukan sendiri namun terkendala motivasi, selesai dalam waktu 30 hari tapi keesokannya males-malesan bacanya, namanya juga iman ya kadang naek kadang turun, harapannya dengan bergabung di komunitas ada yang memotivasi ketika iman lagi turun. Kedua, untuk memperluas hubungan dengan orang lain yang sama sekali belum saya kenal, tentunya saya sangat yakin hubungan di komunitas ini akan membawa saya pribadi ke arah yang lebih baik ditambah isinya orang-orang sholeh semua. Dan yang ketiga adalah untuk saling sharing pengalaman hidup, selain memang kesukaan saya untuk saling sharing pasti ada inspirasi atau motivasi yang saya dapat untuk menata cara pandang dan bertingakh laku dari orang-orang hebat di group.

Dahulu, tidak pernah terpikirkan akan seakrab ini dengan para anggota group yang berjumlah 30 orang. Pada saat itu hanya terpikirkan tidak lebih sebatas sharing satu sama lain. Namun ternyata lebih dari sebatas sebuah pertemanan atau bahkan saudara, tapi kini kami adalah sebuah keluarga, akrab walau kami tidak saling tatap.

Menginjak kurang lebih di bulan ke-6 di group 587, saya amat sangat bersyukur bisa bergabung dengan group ini, mengenal para ikhwah yang amat sangat baik. Ini bukan sebuah pujian belaka, namun ini sebuah fakta. Fakta yang sudah saya rasakan. Sebelumnya saya tidak pernah menyangka akan satu group dengan orang-orang hebat seperti mereka, mungkin saya yang paling minim ilmu dan pengalaman hidup namun saya tidak merasa minder dan justru saya bersyukur bisa menyerap banyak sekali ilmu, pengalaman hidup. Di keluarga ini saya belajar arti sebuah komitmen, di keluarga ini saya belajar arti sebuah kepercayaan, di keluarga ini saya belajar arti sebuah kebijaksanaan, di keluarga ini saya belajar arti sebuah toleransi, di keluarga ini saya belajar arti sebuah perbedaan, di keluarga ini saya belajar arti sebuah persahabatan dan arti-arti lainnya yang panjang jika dijabarkan.

Sebelumnya kami belum pernah mengenal satu sama lain, latar belakang atau asal usulnya. Tapi entah apa yang membuat kami begitu akrab satu sama lain, mengalir begitu saja, seakan ada ikatan batin yang menuntun kami, ukhuwah terjalin begitu kuat. Sudah mengenal lebih jauh membuat saya mati penasaran ingin segera bertemu dengan keluarga dunia maya ini, sungguh ingin bertemu semuanya L.

Mearsa begitu tentram jika sedang ‘berkumpul’ dengan keluarga dunia maya ini, selalu ada saja kebaikan yang didapat, tidak ada kata-kata kotor di dalamnya. Jangan salah kami tidak pernah membuat lelucon atau sekedar tertawa melepas penat, eits leluconnya lelucon yang syar’i kok, sebut saja istilah kantor pusat dan kantor cabang, saya pribadi terkadang dibuat ketawa ngakak dari lelucon yang dilontarkan, tentunya tertawa ngakak saya tidak sampai terdengar di telinga anggota keluarga lainnya J.

Ada kalanya kami merasa senang dan ada kalanya kami merasa sedih. Senang ketika ada kabar gembira dari anggota keluarga, kabar akan menyelenggarakan pernikahan, istri dari anggota keluarga ada yang melahirkan yang jika mendengarnya kami luar biasa senangnya diiringi dengan panjatan doa, atau ketika ada kabar mendapatkan rizki yang berlimpah dari allah, terbelinya rumah, karir meningkat, pekerjaan atau urusan berjalan lancar semua diiringin dengan rasa bahagia dan panjatan doa. Sedih ketika diantara kami mendapatkan musibah atau ujian dari allah, jatuh sakit, hilang kendaraan bermotor, atau bahkan jatuh dari motor, kami selalu mendoakan yang terbaik terhadapa apa yang menimpa salah seorang dari keluarga kami, kami terus memberi semangat tanpa lelah.

Dan yang paling membuat sedih terutama dari sudut pandang saya pribadi adalah ketika ada anggota keluarga yang berniat untuk keluar dari group. Ini yang membuat saya emosi, bukan emosi karena kesal atau marah, tapi karena saya akan kehilangan satu anggota keluarga hebat. Ketika ada anggota yang berniat keluar, sebisa mungkin kami menahannya untuk tidak keluar, semaksimal mungkin kami memberikan semangat untuk terus bertahan, memberikan solusi jika ada masalah yang manimpa. Satu hal cara yang tidak pernah terpikirkan oleh saya untuk menahan anggota yang ingin keluar karena terkendala handphone yang kurang memadai untuk menjalin komunikasi adalah dengan patungan untuk membelikan handphone baru anggota yang ingin keluar tersebut, tidak tanggung-tanggung, beberapa anggota keluarga berani untuk patungan ratusan ribu. Jujur saja saya agak tercengang ketika ada wacana itu, luar biasa. Saya tidak melihat sifat riya di dalamnya, saya hanya melihat sifat tulus dan saling tolong-menolong antar sesama anggota keluarga. Ya, kami takut kehilangan anggota keluarga kami.

Ah.. Jadi sedih begini. Banyak sekali cerita, kisah suka maupun duka di dalam keluarga dunia maya ini. Saya sepakat statement dari salah satu anggota keluarga bahwa bertemu dan mengenal mereka semua adalah salah satu anugerah terbaik yang allah kasih kepadany dan juga kepada saya pribadi. Dan saya rasa semua anggota keluarga akan sepakat dengan hal itu.

Di akhir, saya hanya bisa merapal doa di dalam hati untuk tetap istiqomah dalam menjalin ukhuwah ini sampai kapan pun dan berharap pada suatu saat nanti kami dipertemukan secara utuh di dunia ini dan di surga-nya nanti, insyaallah, amin.

Marhaban Yaa Syahru Ramadhan, Marhaban Yaa syahru Shiaam..

 

Anggota yang bersyukur,

Wahab Kamal

Gambar diambil disini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s