SUCI 5 dan Kenangan Gelak Tawa

Belakangan ini dunia komedi di Indonesia bisa saya katakan memasuki era baru. Era dimana komedi bukan hanya sekedar lawakan yang gitu-gitu aja. Adalah Stand Up Comedy yang meramaikan dunia komedi Indonesia. Saya tidak tahu definisi menurut teori yang berlaku makna atau hakikat dari stand up comedy itu apa. Menurut saya melihat secara luas stand up comedy itu adalah cara berkomedi yang dilakukan oleh seseorang dengan berdiri didepan/diatas panggung, dan melontarkan lelucon dengan berbagai macam teknik dan gaya. Orang yang berprofesi sebagai stand up comedy disebut Komik. Itulah terjemahan definisi stand up comedy menurut saya pribadi.

Stand up comedy disebut-sebut sebagai lawakan cerdas. Saya tidak tahu persis sebenarnya mengapa stand up comedy disebut sebagai lawakan yang cerdas. Saya menilai, mengapa stand up comey disebut sebagai lawakan cerdas adalah karena materi yang dibawakan diatas panggung oleh para komika bukan sekedar materi lawakan biasa. Artinya materi yang disampaikan tidak hanya lelucon kosong tanpa makna. Ada pesan yang mau disampaikan oleh para komika melalui cara komedi. Terlebih lagi materi yang disampaikan berasal dari keresahan para komika. Apapun bisa dijadikan bahan stand up comedy, mulai dari hal-hal sederhana disekitar kita maupun hal-hal berat seperti ekonomi, politik bahkan agama. Seperti yang saya katakan, stand up comedy bukan hanya lelucon kosong tanpa makna.

Maraknya stand up comedy di Indonesia dan tumbuhnya komunitas-komunitas ditiap daerah di Indonesia bahkan di kampus-kampus membuat Kompas TV membuat sebuah acara kompetisi stand up comedy yang diberi nama Stand Up Comedy Indonesia atau yang lebih akrab disebut SUCI. Kompetisi ini mempertemukan antar para komika terbaik di Indonesia melalui audisi yang diselenggarakan di berbagai kota. Tentunya kompetisi ini bertujuan untuk mencari talenta komik terbaik di Indonesia. Antusiasme masyarakat terhadap stand up comedy membuat kompetisi ini berlanjut sampai season 5 yang baru saja usai 9 juli lalu. Sebuah acara kompetisi komedi bisa sampai pada tahun kelima merupakan pencapaian yang luar biasa.

Tak terasa stand up comedy Indonesia season 5 atau biasa disebut SUCI 5 telah usai 9 juli yang lalu. Perjalanan panjang telah dilalui para finalis SUCI 5. Tentunya banyak sekali hal-hal yang menurut saya luar biasa di panggung SUCI 5 kali ini. Para finalis merupakan komika terbaik melalui audisi yang diselenggarakan dibeberapa kota besar di Indonesia. Pastinya komika yang datang ke Jakarta para komika terbaik pilihan juri. Jurinya siapa lagi kalo bukan Raditya Dika dan Om Indro, dua legenda komedi Indonesia berbeda zaman. Namun sayang, di panggung SUCI 5 ini semua finalis adalah laki-laki. Tidak ada komika perempuan. Apapun itu, saya percaya pilihan juri adalah mencari yang terbaik.

SUCI 5 diwali dengan Pre Show. Panggung pre show bertujuan untuk menyaring lagi komika yang benar-benar layak menjadi finalis SUCI 5. Sehingga terpilihlah 16 komika terbaik yang menjadi finalis SUCI 5. Tidak hanya pre show, di panggung SUCI 5 ini pula ada poling komika favorit pilihan masyarakat melalui vote di website Stand Up Comedy Kompas TV. Setiap minggunya akan diumumkan komika favorit pilihan masyarakat. Ini menarik, melihat perkembangan teknologi di masyarakat, SUCI 5 memanfaatkan media social untuk berinteraksi dengan masyarakat agar lebih banyak lagi masyarakat yang antusias terhadap kompetisi SUCI 5 khususnya. Ohiya, penonton juga bisa menjadi juri selain ketiga juri di panggung yang mengomentari para komika tampil dengan mengirimkan video berisi komentar terhadap komika yang tampil. Video yang terpilih akan ditampilkan diakhir komika yang dikomentari tampil!

Banyak banget kenangan yang berkesan di panggung suci 5 ini. Kalo diceritain semua kepanjangan nulis di blognya, entar orang bingung bacanya, ini review apa novel (?).

Saya setuju banget sama komentar Raditya Dika ketika komentarin Dani, saya lupa persisinya apa yang dikatakan Raditya Dika, tapi initinya dia bilang stand up comedy season 5 khususnya dan umumnya komedi di Indonesia beruntung banget bisa nyaksisiin komedi yang mewah banget kaya gini, mewah karena dunia stand up comedy di Indonesia dibawakan oleh seorang Dani dengan segala keterbatasannya tapi dia mampu membuat orang tertawa terpingkal-pingkal. Saya juga tidak menyangka bahwa ada komika seperti Dani dengan segala keterbatasannya, dia mau dan mampu membawakan sebuah materi dengan ciamik diatas panggung. Saya melihat Dani seperti orang normal yang duduk diatas kursi roda saja, tidak kekurangan. Bahkan kondisinya menjadi keuntungan bagi dirinya dan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk memberikan dukungan kepadanya, terbukti, Dani bisa menembus 4 besar! WOW!

Mungkin salah satunya hal tersebut yang membuat stand up comedy disebut lawakan cerdas. Siapapun bisa jadi komik, menyampaikan materi diatas panggung. Tidak peduli siapa dan apa profesinya. Semua orang boleh beridiri diatas panggung stand up comedy. Dan itu yang nyata di panggung SUCI 5. Para finalis berasal dari suku, agama, profesi yang berbeda-beda. Dan itu keren!

Grand final SUCI 5. Episode paling ditunggu-tunggu masyarakat untuk mengetahui siapa jawara SUCI 5 tahun ini. Komika terbaik dari yang terbaik. Grand final SUCI 5 mempertemukan 3 komika terbaik. Sebelumnya, saya berpikir hanya akan 2 komika yang masuk grand final. Ternyata dugaan saya meleset. SUCI 5 mempertemukan 3 komika di panggung grand final. Kalo menurut saya, untuk grand final 2 komika sudah cukup. Tapi entah apa alasan juri dan Kompas TV memilih 3 komika yang tampil di grand final. Mungkin ketiga finalis ini memiliki kualitas yang sama bagus. Dan saya mengamini. Ketiganya memang memiliki kualitas yang bagus dengan ciri khas-nya masing-masing.

Grand final SUCI 5 adalah grand final yang ideal. Mempertemukan ketiga grand finalis kualiatas bagus dan favorit pilihan masyarakat. Ketiganya pernah menjadi komik pilihan masyarakat melalui vote di website. Yang keren di panggung grand final SUCI 5 adalah setting panggung yang menyesuaikan dengan karakter dari para grand finalis. Rahmet dengan ke-STM-annya. Rigen dengan ke-Kelantang-aanya. Indra dengan ke-Unik-aanya. Sehingga ketika para grand finalis tampil saya sebagai penonton dapat merasakan lebih nyata kondisi atau materi yang disampaikan oleh grand finalis. Karakternya terlihat lebih kuat dari masing-masing grand finalis. Namun secara materi, kok saya merasa tidak sepecah di show-show sebelumnya. Tetep lucu, tapi kurang ugh gitu.

Saya menduga yang keluar sebagai jawara SUCI 5 ini adalah Rahmet. Namun (lagi) saya meleset. Rigen adalah jawara SUCI 5. Bukan apa-apa, melihat penampilan Rahmet yang menurut saya cukup konsisten disetiap show dan beberapa kali mendapatkan kompor gas dari Om Indro. Inilah grand final, inilah kompetisi, apapun bisa terjadi. Yang berjuang keras dan berdoa tanpa henti, itulah juaranya. Namun apapun hasilnya, itu mutlak keputusan juri. Saya percaya juri lebih tahu dan mempunyai penilaian dari sisi yang mungkin saya tidak melihat itu. Keputusan juri adalah keputusan yang terbaik.

Sekarang, hanya kenangan gelak tawa yang terngiang didalam pikiran. Saya ingat tawa maksa Tomy Babap. Wira dengan kumis dan kepuitisannnya. Dani dengan kursi rodanya. Siulan dari bang Rachman. Rigen dengan ‘kemarah-marahannya’. Barry dengan anak motornya. Indra dengan temannya yang bernama Plastik. Komik call back bernama Kalis. Dicky dengan gaya kemayunya. Gurunya Rahmet, Pak Congli. Ah, terlalu banyak kenangan.

Ngomong-ngomong soal pak Congli, di show berapa gitu, setiap komika dihadirkan bintang tamu yang biasa disebut-sebut dalam materi yang disampaikan. Rahmet yang hampir disetiap materinya menyebut nama gurunya Congli, alhasil bintang tamu yang dihadirkan untuk Rahmet adalah pak Congli! Asli itu epic banget. Memori otak langsung berkelebat inget-inget bit Rahmet yang ada pak Conglinya. Dan pak Conglinya senyum-senyumnya aja nama samarannya dijadiin materi sama Rahmet, demi murid :). Saya kecewa, harapannya pas Indra, bintang tamu yang dihadirkan itu temannya, iya, yang namanya itu. Plastik.

SUCI 5, KOMPOR GAS!!!

Puasa Sehat dan Berkualitas

Halooo sob, bagaimana puasanya hari ini? Tetap semangat dan sehat, kan? Ngomong-ngomong tentang puasa, ada beberapa tips nih buat sobat semua yang menjalankannya agar tetep sehat dan gak loyo seharian. Mau tau apa aja? Yuk intip tips-tips dibawah ini:

  1. Sahur

Sahur merupakan bagian penting sebelum menjalankan ibadah puasa, mengapa? Karena dengan sahur tubuh kita akan memiliki cadagan energi yang cukup untuk beraktivitas seharian. Makanan yang direkomendasikan saat santap sahur diantaranya mengkonsumsi buah-buahan seperti pisang, kurma, atau buahan-buahan yang mengadung banyak air agar cadangan air dalam tubuh melimpah. Perbanyak makan sayuran, protein dan tentunya karbohidrat yang cukup. Jangan lupa minum air putih yang banyak. Tapi jangan segalon juga, 3 gelas air puith cukup memenuhi kebutuhan air selama berpuasa. Selesai santap sahur, niat puasanya jangan sampe kelupaan. Ohiya, dalam hadis Nabi dikatakan bahwa dalam sahur mengandung keberkahan loh. Ayok dong bangun sahur, jangan sampe kesiangan ya sob hehe.

  1. Aktivitas Waktu Subuh

Hayo siapa yang habis sahur terus tidur? Terus sholat subuhnya kebablasan sampai jam 9 pagi? Semoga enggak ya. Sehabis sahur jangan langsung tidur, bersiap sholat subuh berjamaah di masjid yuk sob. Pahala sholat subuh berjamaah di masjid memiliki pahala seperti sholat semalam suntuk loh. Wuihh… keren banget, kan? Apalagi di Bulan Suci Ramadhan ini, makin gede aja keutamaannya. Selepas sholat subuh boleh dong dilanjut sama tadarus Al-Quran. Bulan Suci Ramadhan kan bulan diturunkannya Al-Quran, maka yuk perbanyak membaca Al-Quran di Bulan Suci Ramadhan ini.

  1. Olahraga

Berpuasa jangan dijadikan alasan untuk kita tidak berolahraga dipagi hari ya sob. Sehabis membaca Al-Quran tadi, yuk kita siap-siap olahraga, mumpung masih pagi, udara masih seger. Olahraga ketika berpuasa gak usah yang berat-berat. Lari pagi santai keliling komplek udah lebih dari cukup. Atau jalan santai juga boleh banget, sambil menggerak-gerakkan tangan dan tubuh kita. Atau cuma melakukan peregangan ringan juga boleh, yang penting tubuh kita diajak bergerak, agar metabolisme dalam tubuh lancar dan tubuh menjadi bugar.

  1. Aktivitas Pagi Hari

Habis olahraga terus mandi pasti tubuh langsung seger-buger nih. Enak, kan? Nah mumpung masih pagi dan tubuh masih seger, mendingan dilanjut sholat sunnah dhuha. Setelah melakukan ibadah sunnah, dilanjut dengan aktivitas yang biasa dilakukan ketika hari libur biasanya. Aktivitas yang paling baik kalo hari libur gini sih berkumpul bersama keluarga. Saling berbagi cerita selama sepekan. Wah pasti seru tuh. Ohiya, gadgetnya disimpan dulu ya, jangan sampe gadget mengganggu kualitas berkumpul bersama keluarga. Kaloi yang belum berkeluarga gimana? Eits tenang, sobat bisa melakukan hobi kesukaan, misalnya membaca buku, menulis blog, dan lain-lain. Tergantung minat atau hobi yang sobat sukai. Tentunya yang bermanfaat dong. Bermain video game juga boleh, tapi jangan sampe kebablasan juga ya.

  1. Aktivitas Siang Hari

Aktivitas yang kita lakukan dari bangun sahur sampai tengah hari memang cukup melelahkan juga. Nah di siang hari kamu bisa memanfaatkannya untuk istirahat sob. Tidur di siang hari penting juga loh untuk menjernihkan pikiran kita. Tidurnya jangan lama-lama, 1-2 jam sudah lebih dari cukup. Jangan disengajain sampai waktu berbuka tiba baru bangun ya hehe.

  1. Aktivitas Petang Hari

Petang hari itu tandanya waktu berbuka sudah hampir tiba. Wah, makin gak sabaran ya untuk berbuka puasa? Hihi.. Sabar dulu ya. Di Bulan Suci Ramadhan ini aktivitas apa hayo yang biasa dilakukan oleh orang-orang di Indonesia? Yap, betul sekali, ngabuburit! Ngabuburit udah gak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia sob. Aktivitas dimana dilakukan untuk menunggu waktu berbuka tiba. Biasanya sih ngabuburit itu pergi ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi. Contohnya tempat-tempat yang banyak pedagang menjual panganan untuk berbuka. Wah pasti seru ya, ngabuburit sambil berburu menu berbuka puasa. Boleh dicoba nih.

  1. Berbuka Puasa

“(Dug.. dug.. dug..) Allahu Akbar, Allahu Akbar… “ terdengar suara pukulan bedug tanda waktu maghrib tiba. Adzan berkumandang. Alhamdulillah, waktu berbuka puasa telah tiba. Pasti wajah sobat semua sumringah semua nih. suara yang ditunggu-tunggu akhirnya bunyi juga hehe. Eits, sebelum berbuka pastinya baca doa dulu dong, sunahnya dilanjut makan buah kurma terlebih dahulu, baru makanan dan minuman lainnya. Makannya pelan-pelan saja ya, nanki keselek loh. Jangan sekaligus banyak juga, lambung akan kaget kalau makan sekaligus banyak. Berbuka puasa secukupnya saja ya sob, jangan mengikuti hawa nafsu, nanti malah kekenyangan, terus males deh untuk sholat isya dan tarawih berjamaah di masjid, kan sayang. Setelah selesai berbuka puasa jangan lupa mengucap Alhamdulilah ya.

Nah itulah beberapa tips berpuasa dari bangun sahur sampai maghrib tiba agar ketika berpuasa tetap sehat dan segar-bugar, tentunya diisi dengan aktivitas yang bermanfaat, baik untuk jasmani kita maupun ruhani kita. Semoga tips-tips diatas dapat bermanfaat untuk kita semua ya sobat, dan puasa kita diterima oleh Allah SWT. Amiin.